12 March 2009

Mari Bekerja Dengan Cinta

Blog Readers yang doyan baca, tadinya Sicabayans mau posting artikel mengenai Berwirausaha. Tapi setelah Blogging putar sana putar sini mampirlah sicabayans di Web Liputankita.com dan disana sicabayans mendapatkan artikel yang menurut sicabayans wajib untuk Blog readers baca. Sok lah mangga baca!


Ada yang berkarya karena uang, sebagian karena pengakuan, sebagian lainnya karena harga diri, mungkin juga gengsi. Menarik yang disampaikan Kahlil Gibran ketika menganggap bahwa kerja seharusnya adalah karena cinta.

Kerja adalah cinta, yang mengejawantah
Dan jika kau tiada sanggup bekerja dengan cinta,
Hanya dengan enggan
Maka lebih baik jika kau meninggalkannya
Lalu mengambil tempat di depan gapura candi
Meminta sedekah dari mereka
Yang bekerja dengan suka cita..
(dari Sang Nabi, Kahlil Gibran)

Lalu bagaimana kata KLa tentang hal ini….

Hey!! Angkat wajahmu
Bermuram durja tak guna
Susunlah lagi, rencana yang harus engkau benahi
Bangun jiwa, bangun raga bijana

Saya setuju sekali! Mengawali sesuatu sebaiknyalah kita selalu mengangkat wajah optimis. Well, what do we got to loose..?

Hey!! Bertahanlah
Kegagalan adalah satu sukses tertunda
Jangan ragu, tetap pada arahmu, sejak dulu…
Keyakinan, penghargaan, teguh dalam tujuan

Kegagalan adalah satu sukses tertunda!! Mu ngkin memang terdengar klise..Tapi memang pada kenyataannya banyak orang sukses, banyak orang berhasil, adalah orang-orang yang selalu bangun dari jatuh, selalu belajar dari kegagalan, konsisten pada arah tujuannya…

Bekerja dengan cinta
Bagai Sang Pencipta
Membentuk citra insaninya
Satukan dirimu seutuhnya..

Sebuah rahasia besar, mengapa Tuhan menciptakan kita. Dan ide penciptaan karena cinta adalah sebuah inspirasi kepada kita bahwa kita harus selalu memandang semua ini dari sisi pengabdian dan cinta…

Hey!! Siagalah
Raih kesempatan begitu kau jumpa
Atur nadimu seiring irama bumi mengalun
Bangun jiwa, bangun raga bijana

Keberhasilan adalah bertemunya kesiapan dan kesempatan, begitu kata orang. Dan syair diatas adalah sebuah nasehat bijak KLa yang juga meng-amin-i bagi penyemangat kita untuk selalu siaga, belajar, memahami sekeliling kita, dan ketika kesempatan ada, meraihnya adalah bukan sesuatu yang tak mungkin.

Sebar benih penuh kemesraan
Hingga panen tiba
Kita tuai kegirangan….
Satukan dirimu seutuhnya..

Bekerja dengan cinta, berlebihankah…?

[sumber: pitoyo]-http://www.liputankita.com/





Read More......

Wanayasa

Wanayasa adalah daerah yang tak terlepas dari sejarah Purwakarta. Cicuplik dari SEJARAH PURWAKARTA : Antara tahun 1819-1826 Pemerintahan Belanda melepaskan diri dari Pemerintahan Inggris yang ditandai dengan upaya pengembalian kewenangan dari para Bupati kepada Gubernur Jendral Van der Capellen. Dengan demikian Kabupaten Karawang dihidupkan kembali sekitar tahun 1820, meliputi wilayah tanah yang terletak di sebelah Timur kali Citarum/Cibeet dan sebelah Barat kali Cipunagara. Dalam hal ini kecuali Onder Distrik Gandasoli, sekarang Kecamatan Plered pada waktu itu termasuk Kabupaten Bandung.

Sebagai Bupati I Kabupaten Karawang yang dihidupkan kembali diangkat R.A.A. Surianata dari Bogor dengan gelar Dalem Santri yang kemudian memilih ibu kota Kabupaten di Wanayasa. Pada masa pemerintahan Bupati R.A. Suriawinata atau Dalem Sholawat, pada tahun 1830 ibu kota dipindahkan dari Wanayasa ke Sindangkasih, yang kemudian diberi nama "PURWAKARTA" yang artinya Purwa: permulaan, karta: ramai/hidup. Diresmikan berdasarkan besluit (surat keputusan) pemerintah kolonial tanggal 20 Juli 1831 nomor 2. (www.purwakarta.go.id)

Read More......

07 August 2008

Come Back With Rock........

Setelah sekian minggu si Cabayans tak nge-blog, kini si Cabayans Come Back With Rock untuk bersuara lewat rangkaian-rangkaian kata yang menjadi sebuah bacaan untuk blog readers. Berbagi cerita kembali dengan blog readers. Segala cerita akan si Cabayans tumpahkan selama si Cabayans masih Fit. Memang ada kejenuhan dalam diri si cabayans, tapi si cabayans ingin membuangnya jauh-jauh, setelah lama berkutat dengan kertas-kertas, keyboard, monitor komputer, dan pena. Akhirnya, si Cabayans pun kembali ke " Saung ", berharap menemukan kesegaran dan kelegaan di sana. Melihat wajah Abah, Emak, Nyi Iteunk, si Cabayans mendapat energi baru. Seakan berat untuk melangkah pergi dari Saung, kembali menuju warnet, si Cabayans pun akhirnya kembali berada di blog ini, berbagi cerita bersama blog readers, mengetikkan huruf demi huruf menjadi kata-kata untuk merangkai sebuah cerita yang enak buat dibaca Blog Readers.

si Cabayans Come Back With Rock............



Kini, si cabayans ingin menceritakan tentang keraguan hidup....

(****SEBAGIAN TEKS HILANG AKIBAT NOTES-nya KETINGGALAN DI SAUNG****)


Read More......

Subscribe

RSS Feed (xml)

Credits

Skin Design By:
Free Blogger Skins
Modif Design By:
Catalog Tutorial

Powered by Blogger